Nilai sejarah bulan Ramadhan

5 Agu

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Alhamdulillah, saya sudah menepati janji saya untuk meneruskan Artikel Keistimewaan dan Hikmah bulan Ramadhan.
Jika anda ingin membacanya simak di bawah ini.

C. Nilai Sejarah Bulan Ramadhan

Pada

surat Al-Baqarah (2) ayat 185 ditegaskan bahwa puasa itu diwajibkan(fardhu) kepada kita (Umat Islam/Umat Nabi Muhammad SAW) dikerjakan pada bulan Ramadhan, satu bulan penuh berturut-turut. Ayat puasa itu diwahyukan hari senin akhir Sya’ban (Ramadhan kurang dua malam) tahun kedua Hijriah satu bulan kadang-kadang 30 hari adakalanya hanya 29 hari. Rasulullah saw sendiri melaksanakan puasa Ramadan 9 kali selama hidupnya, delapan kali berpuasa 29 hari, dan satu kali genap 30 hari.

Mungkin terlintas dalam pikiran kita suatu pernyataan, apakah hikmah dan rahasia waktu puasa itu ditetapkan oleh Allah SWT dalam bulan Ramadhan, dan bukan di bulan lain? Mengapa harus berturut-turut satu bulan, tidak boleh dicicil asal genap jumlahnya 30 hari.

Menurut penyelidikan dan analisa ahli-ahli agama dan filsafat, hikmah puasa fardhu ditetapkan dalam bulan Ramadhan, antara lain karena bulan itu mempunyai arti historis dalam sejarah Islam. Pada bulan Ramadhan itulah Al-Qur’an untuk pertama kalinya diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw, tatkala beliau sedang munajat di gua Hira. Dan Al-Qur’an merupakan kitab suci yang menjadi pedoman bagi umat Islam yang berfungsi :

a. Memberi petunjuk
b. Menerangkan bermacam-macam hal tentang petunjuk itu
c. Memisahkan (Pembeda) antara hak dan kebatilan.

Kalau dititik dari segi psikologis dan historis, bulan Ramadhan dapat di anggap bulan yang paling cepat berkesan untuk dijadikan sarana ubudiah guna menumbuhkan nilai-nilai rohani dalam jiwa kaum muslimin.

M. Yunus Nasution menulis dalam bukunya. Puasa yang dikutipkan kitab Min Taujihatil Islam. halaman 353, sebagai berikut : Prof. Mahmud Syaltut, mantan Rektor Al-Azhar University mengemukakan tentang kelebihan bulan Ramadhan sebagai bulan meletusnya Revolusi Samawiyah(Maksudnya yang diciptakan Tuhan) yang menghancurkan segala kebatilan.
Juga karena pada bulan Ramadhan itulah terjadi pertolongan(nasrun) dan kemenangan (fathun) dalan sejarah Islam. yaitu pertolongan yang di berikan Tuhan kepada kaum muslimin dalam perang Badar sehingga dapat mengalahkan musuh yang jauh lebih besar dan kuat. Begitu pula kemenangan (fathun) direbutnya kembali kota Mekah oleh kaum muslimin juga terjadi pada bulan Ramadhan itu.

Cukup dulu, kita lanjutkan lagi besok atau lusa, insya Allah saya akan menulis lagi tentang Bulan Ramadhan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sumber : twisted.heck.in

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: